Jumat, 18 Maret 2011

Cerita Hantu Penunggu Jembatan

Digoda Si Cantik Penunggu Perempatan

Lima belas tahun yang lalu, tatkala aku hendak pulang kuliah dari lokasi kampus yang berada di kawasan Sampangan, Semarang seringkali aku melakukan kegiatan rutin, yakni mampir dulu untuk sekedar mencari hiburan.
Waktu itu, waktunya agak malam dikit, kebetulan ada kuliah umum sehingga rada lama selesainya. Kebetulan malam itu film di bioskop di kawasan Metro cukup mengundang filmnya. Akhirnya lepas kuliah yang satu, yang satu ke perkuliahan lainnya maksudnya nonton bioskop.
Pertunjukan dimulai jam 10.00 malam, dan film yang diutar cukup menegangkan. Sekitar 100 menit jantung ini dibuat ngap-ngap’an menikmati adegan film. Kelar nonton, buru-buru ngejar omprengan alias angkutan umum pengganti di waktu malam.
Saat itu, aku menunggu omprengan di depan perempatan Peterangan yang cukup
lenggang karena udah hampir jam 12 malam. Cuma beberapa orang yang berseliweran, tampak juga mobil-mobil yang biasa lalu-lalang cukup padat, malam itu hanya ada beberapa saja yang melintas.
Pikiran sudah melayang entah kemana bersamaan asap rokok yang mengepul dari mulut. Beberapa menit berselang ada suara halus menegurku dari belakang, cukup mengagetkan memang. Tapi di satu sisi seperti percaya gak percaya ternyata dia wanita muda putih dan cantik. Lalu kita memulai percakapan dengan beberapa pertanyaan,
“Mau kemana mas,” tanya lembut
“Karangayu,” jawabku sopan banget deh
“Kamu sendiri kemana mbak, ” tanyaku kemudian.
“Tanjungmas, mau nganter ” tawarnya penuh mempesona
“Kenapa nggak!”
Nggak lama kemudian, kami menuju angkutan tujuan ke Tanjungmas, aneh tiba-tiba saja kendaraan itu melaju, meskipun tidak ada penumpang lain, tapi aku nggak perduli yang ada hanya kebanggaan yang luar biasa, ternyata orang seperti aku bisa juga berkenalan dengan wanita cantik seperti dia.
Anehnya, hanya dalam hitungan menit, kami sampai di pintu pelabuhan Tanjungmas. Sampailah kami berdua kesuatu tempat, dimana di sana ada gardu listrik yang besar dan jalan masuk ke sebuah perkampungan yang sunyi, kamipun akhirnya tiba di rumah si cantik itu.
Tiba di rumah, aku disuguhi beberapa potong kue dan air minum, tapi semuanya tak kuperdulikan karena mata, tangan dan tatapan ini tak mau lepas darinya. Seperti tersadar aku beristighfar. Lantas aku segera pamit pulang, tapi si wanita cantik itu menahanku dengan keras.
Tapi aku tak mau kalah, dengan berbagai cara aku harus segera meninggalkan rumah itu. Terus-menerus mulutku berkomat kamit mengucapkan Asma Allah. Namun saat
pulang aku menjadi kebingungan. Jalan yang tadi ternyata areal pertambakan dan semak belukar. Meski panik, aku terus beristighfar, Alhamdulillah ada suara adzan, dan tidak lama kemudian aku melihat lampu jalanan di seberang yang menandakan menuju jalan pulang. Alhamdulillah berkat suara adzan aku selamat dari sergapan hantu wanita tersebut.
READMORE - Cerita Hantu Penunggu Jembatan

Persiapan Valentino Rossi

AFP/KARIM JAAFAR Pebalap Ducati, Valentino Rossi.


LOSAIL, Valentino Rossi mengakui, tampaknya dia perlu waktu lebih dari dua bulan untuk bisa kembali berada dalam kondisi fit 100 persen. Sejauh ini, "The Doctor" masih merasa sangat terganggu dengan cedera bahunya, meskipun sudah dioperasi pada pertengahan November tahun 2010.
Sebenarnya, Rossi sudah bisa mengendarai motor untuk ikut bersaing pada awal MotoGP 2011 ini. Hanya saja, juara dunia tujuh kali MotoGP tersebut merasa belum nyaman lantaran gangguan pada bahu akibat kecelakaan Motocross hampir setahun yang lalu.
"Masalahnya adalah pengereman dan ketika membelok ke kanan," terang Rossi, setelah latihan bebas ketiga GP Qatar, Jumat (18/3/11) malam.
"Pada area ini saya tidak bisa maksimal. Jika saya terlalu mengerem, saya tidak memiliki cukup tenaga, motor saya tetap meluncur dan saya kesal dengan pengesetannya.
"Saya perlu waktu satu atau dua bulan untuk menjadi fit."
Meskipun demikian, bukan namanya Rossi jika putus asa sebelum terlibat dalam pertarungan sesungguhnya. Setelah mengikuti dua latihan bebas pada hari Jumat itu, pebalap Ducati tersebut tetap optimistis menghadapi balapan perdana pada hari Minggu (20/3/11).
"Terutama, saya khawatir dengan 22 lap, karena setelah 15 lap, saya mulai kehilangan banyak tenaga dan itu tentu saja akan menjadi lebih berat," jelas peraih sembilan gelar juara dunia balap motor di semua kelas ini.
"Tetapi ini masih hari Jumat--balapan pada hari Minggu, sehingga besok masih ada satu latihan, sehingga mungkin saya memiliki waktu untuk pemulihan."
Pada latihan bebas ketiga, tim Repsol Honda tetap tampil dominan. Malah, kali ini mereka menempatkan tiga pebalapnya sekaligus di posisi depan dengan Casey Stoner jadi pemimpin, disusul Dani Pedrosa dan Andrea Dovizioso. Di belakang trio Honda itu ada duo Yamaha, Jorge Lorenzo dan Ben Spies. Sedangkan Rossi berada di posisi delapan.
- Hasil latihan bebas 3 GP Qatar
    Pos  Rider                   Bike/Team              Time          Gap
  1. Casey Stoner           Honda                1m55.035s 
  2. Dani Pedrosa         Honda                 1m55.193s  + 0.158s
  3. Andrea Dovizioso  Honda                1m55.740s  + 0.705s
  4. Jorge Lorenzo         Yamaha              1m55.814s  + 0.779s
  5. Ben Spies              Yamaha               1m56.003s  + 0.968s
  6. Hector Barbera      Aspar Ducati       1m56.266s  + 1.231s
  7. Colin Edwards      Tech 3 Yamaha    1m56.302s  + 1.267s
  8. Valentino Rossi     Ducati                  1m56.306s  + 1.271s
  9. Randy de Puniet     Pramac Ducati     1m56.362s  + 1.327s
  10. Loris Capirossi     Pramac Ducati      1m56.434s  + 1.399s
  11. Cal Crutchlow       Tech 3 Yamaha    1m56.437s  + 1.402s
  12. Hiroshi Aoyama     Gresini Honda    1m56.517s  + 1.482s
  13. Marco Simoncelli  Gresini Honda     1m56.540s  + 1.505s
  14. Nicky Hayden        Ducati                  1m56.586s  + 1.551s
  15. Karel Abraham      Cardion Ducati    1m57.275s  + 2.240s
  16. Alvaro Bautista     Suzuki                  1m57.601s  + 2.566s
  17. Toni Elias              LCR Honda         1m58.123s  + 3.088s
READMORE - Persiapan Valentino Rossi